Sambut Hari Anti Kekerasan Terhadao Perempuan, GMNI UNTIRTA Laksanakan Aksi Demonstrasi

Puluhan Mahasiswa Anggota Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia Universitas Sultan Ageng Tirtayasa dalam rangkaian 16 Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan. Salah satu tanggal rangkaian HAKTP jatuh pada tanggal 2 Desember yang di peringati sebagai hari perhapusan perbudakan.

Dalam aksi ini GMNI UNTIRTA mengangakat Grand isu besar dengan Banten Darurat Terhadap kekerasan Terhadap Perempuan, Wujudkan Ruang Aman Di Bante, Berdasarkan catatan LPA Banten dalam semester I 2020 pada Januari-Juni, tercatat 35 kasus yang melapor langsung ke LPA Banten.

Korlap aksi Kiki rismariyanti menyampaikan bahwa Banten hari ini tidak aman terhadap perempuan ini di buktikan oleh data yang di sampaikan oleh LPA pada semester I 2020, data ini menunjukan bahwa Banten tidak aman bagi perempuan dan pemprov banten tidak serius menjalankan perda nomor 9 tahun 2017 tentang Perlindungan Anak Dan Perempuan Di Provinsi Banten.

“data terkait kekerasan seksul layaknya gunung es, data yang dimunculkan tidak ada sebanding dengan kasus di lapangan. Apalagi masih banyak korban yang belum berani melapor dan belum tercatat” Ujar kiki. (02/12/2020)

Lanjut kiki bahwa di Indonesia belum ada regulasi yang mengatur tentang penangannan dan mengatur tentang kekerasan seksual secara speksifik, maka dari itu perlu nya RUU PKS di sah kan untuk mengatur itu semua.

Ditempat yang sama Khoirun zarly Komisaris GMNI UNTIRTA  menyampaikan,  kekerasan paling rawan terjadi di ranah pendidikan karena sangat jangan ruang aman untuk perempuan di ruang pendidikan.

“untuk itu kami juga menyampaikan bahawa pentingnya menciptakan kampus ramah perempuan sebagai agenda penanggulangan dan pencegahan terhadap perempuan dalam institusi pendidikan” sampaikan zarly.

Lanjut zarly juga menyampaikan aksi ini adalah rangkaian agenda yang digagas untuk memperingan 16 hari HAKTP bersama GMNI Serang dan puncaknya akan ada aksi serentak bersama GMNI Serang pada tanggal 7 Desember.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *