Mahasiswa Angkat Suara Soal MoU Sampah Antara Pemkot Serang dan Tangsel

Suararakjat.comSerang, Pemerintah Kota (Pemkot) Serang sedang menjalin kerja sama dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan, untuk penampungan dan pengolahan sampah. Yang mana nantinya, Kota Serang akan menampung sementara sampah dari daerah yang berbatasan dengan DKI Jakarta tersebut. Kesepakatan pengelolaan ini disepakati oleh keduanya di Hotel Le Dian Kota Serang, (22/01/2021).

Selain membahas kerja sama sampah, ada kerja sama lain yaitu pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, kawasan permukiman, ketertiban umum, bidang sosial, sampai usaha mikro menengah. 

Meskipun belum ada Perjanjian Kerjasama (PKS) tersebut, tetapi santer (Pemkot) Tangsel bakal membuang sampah ke Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Cilowong sebanyak 400 ton perharinya. Nilai kerjasama itu sampai Rp 48 miliar setahun. 

Ketua (DPC GMNI) Serang Arman Maulana Rachman menyampaikan, setiap hari produksi sampah di wilayah Kota Serang mencapai 350-400 ton sampah perharinya. Menurut Data Dinas Lingkungan Hidup Kota Serang, dari 360 ton setiap harinya, Pemkot Serang hanya sanggup mengangkut 75-80 ton saja ke (TPAS) Cilowong. 

“Berasa tidak logis kalau misalkan (Pemkot) Kota Serang ingin menanmpung sampah dari kota Tangsel, kalau melihat Kapasitas kemampuan (TPAS) Cilowong, Dan juga PR untuk Kota serang terkait sampah belum selesai. Kota Serang harus mawas diri kalau ingin menampung sampah dari tangsel ke cilowong, kalau saja mau ada perluasan tapi banyak dampak juga selain masalah kapasitas penampungan”, menurut Arman. 

Selain itu, Ketua (Sapma PP) Kota Serang Tedy Supriadi dalam hal ini juga menyampaikan, ditandatanganinya MoU tersebut akan membuat wajah Ibu Kota Provinsi Banten sebagai Kota Sampah. Dampak yang terjadi akibat Sampah tersebut dapat menyerang segala sektor, baik itu sektor lingkungan, sosial, dan ekonomi daripada masyarakat Kota Serang itu sendiri. 

“(Pemkot) Serang jangan egois hanya mementingkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), dampak dari sampah ini akan luas kepada masyarakat Sekitar Cilowong”, tutup Tedy. (Sofyan/Stafsus)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *